Google New Marketing Director for Mobile Application in from GetJar's Chief Marketing Officer Patrick Mork .
With New force leader, google hope to have a good competition with other Mobile Application founder/service/business.
Senin, 08 Agustus 2011
iOS 5 Apple, UnAuthorized = Disabled
Bayoeaza quotes from Mobile Phone Tech,
Apple is detecting developer account who can access the latest Apple iOS in future products. Detecting process in to prevent from Unauthorized of use the apple Latest iOS. Developer account is give by apple to implement those apps developer for apple iOS to have good communicate and good work in latest iOS from apple.
Apple is detecting developer account who can access the latest Apple iOS in future products. Detecting process in to prevent from Unauthorized of use the apple Latest iOS. Developer account is give by apple to implement those apps developer for apple iOS to have good communicate and good work in latest iOS from apple.
Selasa, 23 September 2008
Seberapa Narsis Anda? Cek di Profil Friendster!
Georgia - Situs jejaring sosial seperti Friendster atau Facebook, seringkali dinilai sebagai media narsis atau pemujaan diri sendiri. Hal ini dibenarkan dalam sebuah studi baru di University of Georgia, Amerika Serikat, bahwa situs jejaring sosial bisa dipakai untuk mendeteksi apakah seseorang narsis atau tidak.
"Kami menemukan bahwa orang yang narsis memakai Facebook untuk mempromosikan dirinya sendiri dan hal itu bisa diidentifikasi oleh orang lain," kata pemimpin penelitian ini, Laura Buffardi seperti dikutip detikINET dari ScienceDaily, Selasa (23/9/2008).
Dalam penelitian yang bakal dipublikasikan di jurnal Personality and Social Psychology Bulletin ini, peneliti menganalisis kepribadian sekitar 130 pengguna Facebook berikut konten di profil mereka. Juga diteliti bagaimana tanggapan orang lain yang melihat profil tersebut.
Para peneliti menemukan bahwa kelakuan orang narsis di dunia maya berikut konten dalam profilnya berkolerasi dengan tingkah laku di dunia nyata di mana mereka punya banyak teman namun hubungannya dangkal. Mereka yang narsis juga lebih memilih memakai foto utama yang glamour dan sedapat mungkin menonjolkan diri sendiri.
Menurut Keith Campbell, profesor psikologi di University of Georgia yang turut membantu penelitian ini, orang yang narsis dapat diidentifikasi sebagai orang yang mempesona. Namun seringkali mereka memanfaatkan orang lain untuk kepentingan diri sendiri.
Di samping itu, juga ditemukan bahwa mereka yang melihat profil seseorang di situs jejaring biasanya memakai 3 karakteristik untuk memperkirakan bagaimana kepribadian orang itu. Tiga hal tersebut yaitu kuantitas interaksi sosial, kadar atraktifitas seseorang serta bagaimana wujud foto utamanya.
Popularitas pesat situs jejaring sosial memang membuat psikolog tertarik mengeksplorasinya untuk mengetahui ekspresi kepribadian seseorang di dunia maya. Namun penelitian semacam ini masih berada di tahap awal karena masih relatif mudanya popularitas situs jejaring sosial.
detik
"Kami menemukan bahwa orang yang narsis memakai Facebook untuk mempromosikan dirinya sendiri dan hal itu bisa diidentifikasi oleh orang lain," kata pemimpin penelitian ini, Laura Buffardi seperti dikutip detikINET dari ScienceDaily, Selasa (23/9/2008).
Dalam penelitian yang bakal dipublikasikan di jurnal Personality and Social Psychology Bulletin ini, peneliti menganalisis kepribadian sekitar 130 pengguna Facebook berikut konten di profil mereka. Juga diteliti bagaimana tanggapan orang lain yang melihat profil tersebut.
Para peneliti menemukan bahwa kelakuan orang narsis di dunia maya berikut konten dalam profilnya berkolerasi dengan tingkah laku di dunia nyata di mana mereka punya banyak teman namun hubungannya dangkal. Mereka yang narsis juga lebih memilih memakai foto utama yang glamour dan sedapat mungkin menonjolkan diri sendiri.
Menurut Keith Campbell, profesor psikologi di University of Georgia yang turut membantu penelitian ini, orang yang narsis dapat diidentifikasi sebagai orang yang mempesona. Namun seringkali mereka memanfaatkan orang lain untuk kepentingan diri sendiri.
Di samping itu, juga ditemukan bahwa mereka yang melihat profil seseorang di situs jejaring biasanya memakai 3 karakteristik untuk memperkirakan bagaimana kepribadian orang itu. Tiga hal tersebut yaitu kuantitas interaksi sosial, kadar atraktifitas seseorang serta bagaimana wujud foto utamanya.
Popularitas pesat situs jejaring sosial memang membuat psikolog tertarik mengeksplorasinya untuk mengetahui ekspresi kepribadian seseorang di dunia maya. Namun penelitian semacam ini masih berada di tahap awal karena masih relatif mudanya popularitas situs jejaring sosial.
detik
Minggu, 14 September 2008
Pelaku Pembobol Kartu Kredit Rp 2 M Diciduk

Satuan Cyber Crime Polda Metro Jaya bekerjasama dengan kepolisian Singapura dan Federal Berau of Investigation (FBI) menangkap pelaku pembobolan kartu kredit sejumlah perusahaan internasional. Total kerugian mencapai US$ 200.000 atau sekitar Rp 2 miliar.
Tersangka, Afung (30), telah ditahan sejak Juli 2008 lalu. Afung yang merupakan warga Palembang diduga telah melakukan kejahatan ini sejak tahun 2005.
"Kami masih mengembangkan kasus ini, untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan," ujar Kasat Cyber Crime Polda Metro Jaya, AKBP Winston Tommy yang mengaku tengah berada di California.
Dengan melakukan intercept ke beberapa situs, yaitu www.priamtech.com, www.wagneraltenators.com, www.summitpumelektronikinc.com, www.boshinc.com, www.rosmountinc.com, Afung menggunakan kepiawaiannya mencari data kartu kredit. Kemudian setelah didapat data-data, Afung pun membobolinya via google media.
"Afung menjaring kartu kredit platinum dengan cara chatting di mlRc denpan server dalnet di room 5888. Dari situ, dia meminta seorang cracker untuk membobol kartu kredit tersebut," ujarnya melalui email.
Setelah memperoleh data, Afung kemudian memperbanyak kartu tersebut dengan mengubah 4 digit terakhir pada kartu kredit. Setelah didapat, Afung kemudian membelanjakannya melalui toko online.
"Beberapa perusahaan asal Amerika yang dibobol antara lain Priam Tech Canada, Wagner Alternators USA, Summit Pump Inc USA dan Diano Motorcycle Company USA," ujarnya.
Sejumlah perusahaan Amerika lainnya juga ikut dibobol Afung, diantaranya Supplier Inc USA, Matthiesen Equiptment Company USA, Citi Bank Amerika dan Chase Bank Amerika. Beberapa barang bukti disita dari tangan tersangka antara lain laptop, paket spare part, peralatan teknik, dokumen korespondensi elektronik dan email dari Bank.
Afung yang kini meringkuk di penjara dijerat pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. ( mei / dwn )
sumber : detikinet
Selamatkan Bumi dengan Daur Ulang Ponsel

Seiring kian membanjirnya ponsel baru di pasaran, ratusan juta ponsel diyakini menjadi tak terpakai penggunanya. Padahal, jika ponsel-ponsel tersebut didaur ulang, justru bisa menyelamatkan bumi.
Para pelaku industri pun mulai menyadari hal tersebut. Digagas oleh Enviromental Protection Agency (EPA), para produsen ponsel, operator hingga retailer tengah menggalakkan kampanye daur ulang ponsel ini.
Program besutan EPA ini bertajuk 'Recycle Your Cell Phone. It's An Easy Call'. Pendukung program ini diantaranya AT&T Wireless, Best Buy, LG Electronics, Motorola, Nokia, Office Depot, Samsung, Sony Ericsson, Sprint, Staples dan T-Mobile.
EPA mengatakan, latar belakang kenapa program ini dibuat adalah karena masih banyak konsumen yang tidak menyadari bahwa ponsel-ponsel mereka yang tidak lagi digunakan dapat didaur ulang. Sebagiannya lagi, tidak tahu dimana tempat untuk mendaur ulang ponsel.
Menurut catatan EPA, diperkirakan hanya dibawah 20% dari ponsel bekas tersebut yang didaur laung tiap tahunnya. Padahal, hampir semua komponen yang dipakai untuk pembuatan ponsel dan aksesorisnya menggunakan bahan-bahan seperti metal, tembaga dan plastik.
EPA meyakini daur ulang ponsel merupakan salah satu sarana untuk merawat dan melindungi bumi. Diantaranya mampu mengurangi emisi gas rumah kaca, menghemat energi dan sumber daya alam.
Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Senin (15/9/2008), diperkirakan sebanyak 100-130 juta unit ponsel tak lagi digunakan konsumen, sebagian besar dikatakan malah hanya berakhir di tempat penyimpanan atau gudang.
Padahal, jika 100 juta ponsel didaur ulang, maka diyakini akan setara dengan penghematan energi listrik bagi 194 ribu rumah di Amerika Serikat selama setahun.
sumber : detikinet.com
Langgan:
Entri (Atom)